Berikut adalah rangkuman materi Berpikir Komputasional Kelas 8 (Fase D) yang padat dan mudah dipahami.
🧠Berpikir Komputasional (Computational
Thinking)
Metode menyelesaikan masalah kompleks menggunakan teknik ilmu komputer.
- Dekomposisi: Memecah masalah besar menjadi bagian
kecil.
- Pengenalan
Pola: Mencari kesamaan
antar masalah.
- Abstraksi: Fokus pada informasi penting saja.
- Algoritma: Menyusun langkah penyelesaian secara
berurutan.
⚙️ Fungsi (Function)
Hubungan yang memasangkan setiap anggota himpunan asal (domain) dengan
tepat satu anggota himpunan kawan (kodomain).
- Input: Nilai yang dimasukkan ke dalam fungsi.
- Proses: Aturan atau operasi yang mengubah input.
- Output: Hasil akhir setelah input diproses.
- Contoh: Fungsi matematika f(x) = 2x + 1 . Jika input x = 3 , maka outputnya 7.
📦 Himpunan (Set)
Kumpulan objek atau objek sejenis yang didefinisikan dengan jelas.
- Anggota: Objek di dalam himpunan (ditulis di dalam
kurung kurawal { }).
- Irisan (Ç): Anggota yang ada di kedua himpunan sekaligus.
- Gabungan (È): Semua anggota dari kedua himpunan yang disatukan.
- Contoh: Himpunan A = {1, 2, 3} dan B = {3, 4, 5}.
Maka A Ç B = {3}.
🔢 Sistem Bilangan
Cara manusia atau komputer merepresentasikan nilai menggunakan simbol
angka.
1. Desimal (Basis 10)
- Simbol: 0, 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9.
- Fungsi: Sistem angka yang digunakan manusia
sehari-hari.
2. Biner (Basis 2)
- Simbol: 0 dan 1.
- Fungsi: Bahasa asli mesin komputer (arus listrik
mati/hidup).
3. Oktal (Basis 8)
- Simbol: 0, 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7.
- Fungsi: Menyederhanakan kode biner yang terlalu
panjang.
📋 Struktur Data
Cara menyimpan dan mengatur data di dalam komputer agar bisa digunakan
secara efisien.
- Tumpukan
(Stack): Konsep LIFO
(Last In, First Out). Data yang terakhir masuk akan pertama kali
keluar. Contoh: Tumpukan piring.
- Antrean
(Queue): Konsep FIFO
(First In, First Out). Data yang pertama masuk akan pertama kali
keluar. Contoh: Antrean tiket.
- Graf
(Graph): Kumpulan simpul
(node) yang saling terhubung oleh garis (edge). Contoh: Peta rute jalan
tol.
- Pohon
(Tree): Struktur data
hierarki yang memiliki akar (root) dan cabang (branch). Contoh: Struktur
organisasi sekolah.
🔄 Algoritma
Urutan langkah-langkah logis dan sistematis untuk menyelesaikan suatu
masalah.
- Syarat: Harus jelas, memiliki titik mulai, dan
pasti berhenti.
- Struktur: Terdiri dari runtunan (sequential),
pemilihan (percabangan/IF-ELSE), dan pengulangan (looping).
- Representasi: Ditulis menggunakan bahasa natural, pseudocode
(kode semu), atau flowchart (diagram alir).
Berikut adalah tambahan materi berupa contoh
soal konversi bilangan, simulasi visual Stack & Queue, serta
contoh flowchart algoritma.
🔢 1. Contoh Soal Konversi Sistem Bilangan
Untuk mengubah bilangan desimal ke basis lain, bagilah
bilangan tersebut dengan basis tujuan secara berulang hingga hasilnya 0,
lalu catat sisa pembagiannya dari bawah ke atas.
A. Konversi Desimal ke Biner (Bagi 2)
Soal: Ubahlah bilangan desimal 2510 menjadi bilangan biner!
- Bagi Pertama: 25 :
2 = 12, sisa 1
- Bagi Kedua: 12 : 2
= 6, sisa 0
- Bagi Ketiga: 6 : 2
= 3, sisa 0
- Bagi Keempat: 3 : 2
= 1, sisa 1
- Bagi Kelima: 1 : 2
= 0, sisa 1
Tulis sisa pembagian dari urutan terakhir
(bawah) ke atas: 110012
B. Konversi Desimal ke Oktal (Bagi 8)
Soal: Ubahlah bilangan desimal 25_{10} menjadi bilangan oktal!
- Bagi Pertama: 25 :
8 = 3, sisa 1
- Bagi Kedua: 3 : 8
= 0, sisa 3
Tulis sisa pembagian dari bawah ke atas: 318
📦 2. Simulasi Visual Stack dan Queue
A. Tumpukan (Stack) — Prinsip LIFO (Last In,
First Out)
Bayangkan sebuah kotak sempit tempat menumpuk
buku. Buku terakhir yang dimasukkan harus diambil pertama kali.
- Awal: [ Kosong ]
- Push (Masuk A): [
A ]
- Push (Masuk B): [
B ] -> Posisi sekarang: B di atas A
- Push (Masuk C): [
C ] -> Posisi sekarang: C paling atas [C, B, A]
- Pop (Keluar):
Elemen C keluar pertama karena berada di paling atas.
B. Antrean (Queue) — Prinsip FIFO (First In,
First Out)
Bayangkan antrean orang di loket bioskop. Orang
yang datang pertama akan dilayani dan keluar pertama.
- Awal: [ Kosong ]
- Enqueue (Masuk A):
[ A ] (A di depan loket)
- Enqueue (Masuk B):
[ A, B ] (B di belakang A)
- Enqueue (Masuk C):
[ A, B, C ] (C di paling belakang)
- Dequeue (Keluar):
Elemen A keluar pertama karena dia yang pertama kali mengantre.
🔄 3. Contoh Flowchart Algoritma Sederhana
Berikut adalah alur logika (flowchart) untuk
menentukan apakah seseorang "Lulus" atau "Tidak
Lulus" berdasarkan nilai ujian (Kriteria Ketuntasan Minimal = 75).
[
MULAI ] <-- Oval (Terminal)
|
v
[/
Input Nilai /] <-- Jajargenjang
(Input)
|
v
/\ Nilai /\
/ \ >= 75? / \ <-- Belah Ketupat (Decision/Keputusan)
\ / \ /
\/ \/
|
YA | TIDAK
| |
v v
[ Cetak: ]
[ Cetak: ]
["Lulus" ] ["Gagal" ] <--
Kotak/Jajargenjang (Output)
| |
+-----+-----+
|
v
[
SELESAI ] <-- Oval (Terminal)
Penjelasan Simbol Flowchart:
- Oval: Menandakan
awal (Mulai) atau akhir (Selesai) program.
- Jajargenjang:
Digunakan untuk menerima input data atau menampilkan output hasil.
- Belah Ketupat: Tempat mengambil keputusan atau kondisi bercabang (Pilihan YA / TIDAK).
- Persegi Panjang: Digunakan untuk proses perhitungan atau manipulasi data (jika ada).
Komentar