Momen Peringatan Hari Pahlawan di SMPN 8 Solo - Upacara Peringati Hari Pahlawan SMPN 8 Solo dilaksanakan pada Senin, 10 November 2025 SMPN 8 Surakarta dibawah pimpinan Triad Suparman, M.Pd. memperingati Hari Pahlawan ke – 80. Peringatan ini mengingatkan adanya pertempuran besar yang terjadi di kota Surabaya antara tentara Indonesia dan pasukan Inggris pada tanggal 10 November 1945. Kejadian inilah yang menjadi salah satu sejarah pertempuran terbesar setelah Proklamasi.
10 November memperingati hari apa?
Untuk itu, setiap tanggal 10 November
setiap tahunnya, masyarakat Tanah Air akan memperingati Hari Pahlawan Nasional.
Tujuan Peringatan Hari Pahlawan yaitu untuk mengenang pertempuran Surabaya yang
terjadi pada 1945. Hari Pahlawan sekiranya tidak hanya sekedar diingat setiap
tanggal 10 November namun lebih dari pada itu bagaimana menanamkan nilai –
nilai kepahlawanan kepada generasi masa kini untuk mengisi kemerdekaan.
Tema Hari Pahlawan tahun 2025 ini adalah “Pahlawan
Teladanku, Terus Bergerak, Melanjutkan Perjuangan” yaitu Pahlawan sebagai
orang yang menonjol karena keberanian dan pengorbanannya dalam membela
kebenaran atau pejuang yang gagah berani. Perjuangan hari ini tidak dibatasi
hanya perjuangan dengan mengangkat senjata. Kini, makna perjuangan mencakup
segala upaya melawan kemiskinan musuh kita bersama dan segala upaya dalam
meningkatkan kesejahteraan.
Sri Triwulan, S.Pd. selaku Pembina dalam
upacara hari pahlawan ini menyampaikan alasan kenapa “Pahlawan Teladanku,
Terus Bergerak, Melanjutkan Perjuangan” jadi tema dalam Hari Pahlawan tahun
2025 ini, yaitu sebagai generasi muda dan penerus bangsa, sudah sepatutnya
mengimplementasikan dan meneladani nilai – nilai luhur para pahlawan, terutama
menaklukkan ancaman dan tantangan yang nyata – nyata berada di hadapan kita.
Tiga hal yang dapat diteladani dari
perjuangan para pahlawan. Ketiga hal tersebut yaitu 1) kesabaran para pahlawan,
2) semangat untuk mengutamakan kepentingan bangsa di atas segalanya, serta 3) pandangan
jauh ke depan. “Para Pahlawan mengajarkan kepada kita bahwa kemerdekaan tidak
jatuh dari langit. Kemerdekaan lahir dari kesabaran, keberanian, kejujuran,
kebersamaan, dan keikhlasan,” kata Wulan saat membacakan amanat Menteri Sosial
pada Upacara Peringatan Hari Pahlawan tahun 2025 ini.
Jadikan momentum peringatan Hari Pahlawan
tahun 2025 ini untuk memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa, saling
menghargai satu sama lain. Mengisi kemerdekaan dengan menjadi Pahlawan yang
dimulai dari diri sendiri, keluarga, lingkungan sekitar dan seterusnya.
Jadikanlah semangat dan nilai – nilai Kepahlawanan sebagai inspirasi dalam
setiap langkah hidup dan kehidupan kita bersama.
Kesabaran para pahlawan dapat diteladani
dalam sabar menempuh ilmu, menyusun strategi, menunggu momentum, dan membangun
kebersamaan di tengah segala keterbatasan. Mereka tetap bersabar meski
menghadapi perbedaan pandangan dan jalan perjuangan.
Semangat para pahlawan untuk mengutamakan
kepentingan bangsa di atas segalanya terlihat setelah kemerdekaan diraih. Para
pahlawan tidak berebut jabatan, tidak menuntut balasan, serta tidak mengincar
apa yang ditinggalkan penjajah.
Perjuangan para pahlawan dilakukan untuk generasi penerus
dan kemakmuran bangsa yang mereka cintai. Perjuangan ini sebagai bagian dari
ibadah, darah dan air mata mereka adalah doa yang tak pernah padam. Menyerah
berarti meninggalkan amanah kemanusiaan.
Perlu diketahui bahwa semangat para
pahlawan itulah yang menjadi inspirasi dalam memerangi kemiskinan dengan
menciptakan kesetaraan, menciptakan lapangan pekerjaan, dan menginspirasi
generasi muda untuk mendapatkan pendidikan yang lebih baik. Selain itu,
semangat yang dimiliki pahlawan masa lalu juga dapat kita teladani untuk
memerangi kebodohan. Contoh aksi nyata yang dapat dilakukan adalah memperbanyak
literasi serta menambah lagi ilmu pengetahuan dengan semangatnya.
Upacara yang dilakukan di halaman SMPN 8
Surakarta ini diikuti oleh semua Guru dan Karyawan dengan berseragam KORPRI,
Peserta Didik menggunakan seragam OSIS. Dimulai pada pukul 07.00 dan berakhir
pada pukul 07.45 WIB. Menurut Waka Kesiswaan, Wahyu Prihatin sayekti, S.Pd. ini
bahwa yang menjadi Petugas Upacara adalah Pengurus OSIS. Upacara Hari Pahlawan
dilaksanakan secara khidmat, tertib dan sederhana.
Harapan dari peringatan hari pahlawan kali
ini, kita sebagai generasi penerus bangsa Indonesia hendaknya meneladani sikap
para pahlawan yang rela berkorban demi bangsa Indonesia dalam rangka mengisi
hari demi hari dengan hal yang baik, berinovasi, berkreasi dan berkreatifitas
sebanyak – banyaknya demi nama baik dan bangsa Indonesia dimata dunia dan
internasional.
Selamat Hari Pahlawan 2025. Semoga
semangat para pahlawan yang telah gugur memperjuangkan kemerdekaan terus
menginspirasi kita untuk membangun Indonesia yang lebih baik di masa depan.

Komentar