Langsung ke konten utama

Pemanfaatan Dana BOSP

Pemanfaatan Dana BOSP

Feb 17, 2024 | Blog, Pendidikan


Kawal dan awasi pemanfaatan Dana BOSP – Di awal tahun 2024 ini, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) telah menyalurkan Bantuan Operasional Sekolahan (BOSP) tahap I tercepat sepanjang sejarah dunia pendidikan. Percepatan penyaluran itu terus menjaga akuntabilitas pertanggungjawaban dari pengelolaan dana BOSP. Optimalisasi pemanfaatan Dana BOSP juga turut didukung oleh penggunaan Aplikasi Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah (ARKAS) yang telah aktif digunakan di banyak sekolahan.

Sekitar 216.793 atau 99,4% sekolahan saat ini telah terintegrasi dengan SIPLah (Sistem Informasi Pengadaan Sekolah) serta Sistem Informasi Pemerintah Daerah (SIPD). Capaian penyaluran sebesar 402.831 (96%) dari total 419.218 sekolahan pada bulan Januari dilaksanakan untuk mendukung sekolahan dalam menyelenggarakan dan mewujudkan pendidikan Indonesia yang unggul dan hebat.

Dana BOSP merupakan salah satu dari empat kebijakan dari peluncuran Merdeka Belajar Episode Ketiga, sekaligus menjadi titik awal reformasi kebijakan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS). Keberpihakan pada sekolahan menjadi fokus utama Kemendikbudristek dalam melakukan relaksasi sebagai ketentuan syarat penyaluran dana BOSP tahap 1 serta memperhitungkan pertanggungjawaban penatausahaan pada tahap II.

Ketua Tim Kerja Perencanaan, Evaluasi, dan Transformasi Digital, Ditjen PAUD, Dikdas dan Dikmen, Kemendikbudristek, Nandana Aditya Bhaswara, mengatakan, salah satu terobosan yang dilakukan Kemendikbudristek tahun ini adalah membuat desain pelaporan dan seluruh pertanggungjawabannya pada penyaluran tahap 2. Sebelumnya, pelaporan dana BOSP  pada bulan Januari menjadi syarat utama pencairan, kemudian tahun ini pelaporan tersebut dipindahkan menjadi penyaluran tahap II.

“Hal tersebut dilakukan agar penyaluran tetap menjaga akuntabilitas tanpa mengurangi proses yang ada, sehingga proses pembelajaran akan terus berjalan tanpa jeda karena keterlambatan penyaluran Dana BOSP ,” ujar Nandana dalam webinar Silaturahmi Merdeka Belajar (SMB) bertajuk “Langkah Tepat Pemanfaatan BOSP Salur Tercepat” yang disiarkan melalui kanal Youtube KEMENDIKBUD RI, pada Kamis, (15/2/23).

Lebih lanjut, Nandana mengimbau kepada sekolahan yang telah menerima penyaluran agar memanfaatkan dana BOSP dengan cepat. “Ada dua prinsip yang harus diperhatikan dalam pemanfaatan dana BOSP. Yang pertama bahwa sejak tahun 2020, Petunjuk Teknis (Juknis) BOSP mengedepankan fleksibilitas atau sesuai dengan kebutuhan sekolah. Kedua, kami mengimbau agar sekolahan juga telah menyusun daftar perencanaan kebutuhan sekolah dengan berkaca pada rapor pendidikan, sehingga pemanfaatan dana BOSP menjadi efektif dan efisien ,” ucapnya.

Nandana berharap penyaluran tahap 2 juga bisa menjangkau 96% sekolahan penerima seperti tahap 1. Ia juga mengajak para sekolahan untuk dapat menyelesaikan pelaporan tahun 2023 agar tidak terjadi keterlambatan yang mengakibatkan pemotongan dan denda. Tidak lupa pentingnya peran pemerintah daerah yang bertugas memverifikasi sisa dana hasil pelaporan. Nantinya, sisa dana tersebut akan diperhitungkan sebagai penyaluran dana BOSP tahap 2.

Penyaluran dana BOSP yang telah dilakukan juga merupakan hasil kolaborasi antara Kemendikbudristek dengan Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), dan pemerintah daerah. Ketua Tim Dana Alokasi Khusus Nonfisik, Kementerian Keuangan, Dony Suryatmo Priandono, dalam webinar yang sama, menjelaskan bahwa kolaborasi dalam penyaluran tercepat dana BOSP ini berawal dari pembedahan aturan dan pemanfaatan infrastruktur yang tersedia.

“Berdasarkan aturan, kami mengikuti Peraturan Menteri Keuangan (PMK) nomor 204 tahun 2022 tentang Penyaluran Dana Alokasi Non Fisik. Kami melakukan diskusi internal termasuk dengan Biro Hukum untuk merumuskan sejumlah klausul dari PMK 204 tersebut. Alhasil, ternyata sisa dana BOSP tahun sebelumnya dapat diperhitungkan tidak di tahap I, melainkan di tahap II ,” ungkap Dony.

Dony menambahkan, Kemenkeu tidak hanya berfokus untuk mengalokasikan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) saja, melainkan penyaluran dana APBN juga harus sesuai dengan jumlah dan perencanaan yang telah disusun. Dalam konteks penyaluran dana BOSP, Kemenkeu memperhatikan sejumlah hal, antara lain ketepatan jumlah, ketepatan sasaran penerima, ketepatan penggunaan, ketepatan pelaporan, dan ketepatan akuntabilitas.

”Kami bersama Kemendikbudristek dan Kemendagri juga telah melakukan monitoring dan evaluasi, dan bahkan ke depannya kami juga akan mengajak Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) supaya dana BOSP ini dapat dimanfaatkan dan dirasakan dengan maksimal untuk pemajuan pendidikan Indonesia ,” pungkas Dony.

Dampak penyaluran dana BOSP tercepat ini turut dirasakan  sejumlah kepala sekolah. Dalam webinar SMB tersebut, Kepala SD Negeri 257 Maluku Tengah, Heny Leiwakabessy, mengungkapkan kebahagiaannya karena ia mampu memanfaatkan dengan cepat dan tepat dana yang sudah disalurkan. “Kami tidak pernah terbayang bahwa penyaluran dana BOSP 2024 akan secepat ini. Ini merupakan sebuah langkah yang baik untuk meningkatkan kualitas mutu pendidikan, khususnya bagi kami di Maluku Tengah. Terima kasih kami ucapkan untuk pemerintah pusat yang telah memberikan perhatian yang signifikan dalam penyaluran Dana BOSP tercepat ini ,” ungkap Heny.

Heny menuturkan bahwa perencanaan kebutuhan sekolah yang disusun oleh sekolahnya merupakan hasil kerja sama tim yang ia bentuk. Selain itu, sejak 2019 ia juga telah memanfaatan ARKAS untuk menyusun perencanaan tersebut. “Kami bekerja untuk anak didik, sejak pertama kali di SD Negeri 257 ini siswa sudah terus bertambah setiap tahunnya, dan pembelajaran di sekolah semakin baik dan efektif ,” cetusnya.

Senada dengan Heny, Kepala SMP Negeri 8 Solo , Triad Suparman, merasa bahwa penyaluran dana BOSP tercepat ini mampu mengatasi sejumlah kendala yang biasa dihadapi oleh sekolah pada awal tahun. “Alhamdulillah, untuk pertama kalinya kami di SMP Negeri 8 Solo  ini telah melakukan kegiatan sekolah sejak awal tahun. Penyaluran tercepat ini sangat berdampak positif bagi kami, sehingga proses pembelajaran dapat terus berjalan tanpa kendala yang berarti ,” ungkap Triad.

Beliau juga menambahkan bahwa dana BOSP yang diterima oleh sekolahnya juga dimanfaatkan untuk pengembangan bakat dan minat pelajar. Setiap tahun ia melakukan perencanaan dukungan program pengembangan minat dan bakat untuk pelajar, seperti kegiatan ekstra kurikuler. “Penyusunan rencana kebutuhan sekolah kami rumuskan dengan melibatkan banyak pihak seperti komite sekolah, orang tua pelajar, guru, dan dinas pendidikan. Dengan demikian, diharapkan perencanaan yang telah tersusun dapat diketahui oleh semua pihak dan tidak menjadi kekeliruan di masa mendatang ,” pungkas Triad.

Source: kemdikbud.go.id

Komentar

Postingan populer dari blog ini

BAB 7: Algoritma Pemrograman – Informatika Kelas 8

BAB 7: Algoritma Pemrograman – Informatika Kelas 8 Tujuan pembelajaran BAB 7: Algoritma Pemrograman – Informatika Kelas 8   Setelah mempelajari bab ini kalian mampu untuk melanjutkan pemrograman dengan Scratch dan mengenal bahasa/tools baru yang sejenis dengan Scratch yang disebut Blockly, dimana Blockly lebih dekat ke bahasa pemrograman prosedural. Peta Konsep Algoritma dan Pemrograman Dengan program, komputer akan mampu menjalankan instruksi-instruksi tertentu. Instruksi-instruksi ini tersusun dari berbagai komponen seperti variabel, ekspresi logika, percabangan, perulangan, dan lain-lain. Komponen tersebut diwujudkan menjadi blok visual, dan dikenalkan melalui pemrograman visual. Adapun contoh pemrograman visual yaitu Scratch dan Blockly. A. Eksplorasi Lanjutan Scratch 1. Kode Control, Input, dan Variable  Kode Control berfungsi untuk dapat mengatur berapa banyak kode berulang dan kondisi dari objek/ sprite...

KISI-KISI PSAS(PENILAIAN SUMATIF AKHIR SEMESTER) GASAL VIII 2026

  KISI-KISI PENILAIAN SUMATIF AKHIR SEMESTER GASAL VIII Mata Pelajaran                 : INFORMATIKA           Jumlah Soal             : 55 butir Jenjang/Fase                    : SMP /D                       Pilihan Ganda           : 30 butir Tahun Pelajaran               : 2026/2027                     Benar-Salah            : 10 butir KELAS                              : VIII(delapan)                   Menjodohkan          : 10 butir SEME...

KISI-KISI PENILAIAN SUMATIF AKHIR TAHUN KELAS VIII 2025 2026

  KISI-KISI PENILAIAN SUMATIF AKHIR TAHUN KELAS VIII   2025 2026 Mata pelajaran Informatika CAPAIAN PEMBELAJARAN ·        Peserta didik mampu memahami cara kerja dan penggunaan         mesin pencari di internet ; mengetahui kredibilitas sumber informasi    digital    dan    mengenal    ekosistem    media    pers digital;     membedakan     fakta     dan     opini;     memahami pemanfaatan   perkakas   teknologi   digital   untuk   membuat laporan,   presentasi,   serta   analisis   dan   interpretasi   data; mampu mendeskripsikan          komponen, fungsi, dan cara kerja komputer ; memahami konsep dan penerapan         konektivitas jaringan lokal dan internet baik kabel maupun nirkabel; da...

Konversi Bilangan Desimal Secara Otomatis menjadi Biner, Oktal, dan Heksadesimal sekaligus

KISI-KISI PENILAIAN SUMATIF TENGAH SEMESTER (PSTS) INFORMATIKA KELAS 9

  KISI-KISI PENILAIAN TENGAH SEMESTER (PSTS) INFORMATIKA KELAS 9 Capaian Pembelajaran Elemen Berpikir Komputasional Materi struktur data, abstraksi, dekomposisi, algoritma INDIKATOR SOAL 1.      Mengidentifikasi penerapan         abstraksi dalam pemecahan masalah. 2.      Mengidentifikasi           struktur data Tree ,          simpul Leaf , serta penerapan Tree pada sistem operasi. 3.      Menentukan kedalaman simpul pada Tree dan menganalisis hubungan antarsimpul berdasarkan silsilah keluarga. 4.      Mengevaluasi karakteristik hubungan pada struktur Tree, termasuk hubungan Leaf serta Parent–Child. 5.      Menggambarkan struktur data Tree berdasarkan silsilah folder. 6.      Menganalisis perbedaan karakteristik           struktur data ...

KISI KISI PENILAIAN TENGAH SEMESTER GASAL SMP MATA PELAJARAN INFORMATIKA KELAS VIII TAHUN AJARAN 2025/2026

Berikut adalah KISI KISI PENILAIAN TENGAH SEMESTER GASAL SMP MATA PELAJARAN INFORMATIKA KELAS VIII TAHUN AJARAN 2025/2026 ELEMEN Berpikir Komputasional MATERI BAB 2. BERPIKIR KOMPUTASIONAL (Himpunan dan Sistem Bilangan) INDIKATOR SOAL Siswa dapat menjelaskan konsep berpikir komputasional dalam kehidupan sehari-hari Siswa dapat mengidentifikasi algoritma (langkah-langkah) untuk menyelesaikan sebuah masalah, struktur data, representasi data (khususnya bilangan desimal, biner dan oktal) Siswa dapat menerapkan konsep berpikir komputasional untuk menyelesaikan berbagai persoalan dalam berbagai bidang. ELEMEN Analisis Data MATERI BAB 6. ANALISIS DATA (Penggunaan Fungsi Pencarian dan Peringkasan Data, Visualisasi data) INDIKATOR SOAL Siswa dapat menggunakan berbagai fungsi statistik. Siswa dapat menggunakan berbagai fungsi keuangan. Siswa dapat menggunakan fungsi VLOOKUP dan HLOOKUP pada Microsoft Excel. Siswa dapat membuat visualisasi data. Siswa dapat menggunakan fungsi SUMIF dan CO...

Cara Reset Printer Canon iP2700 The ink absorber is almost full

Pertama, silakan download resetter berikut: PCM_servicetool.rar   Langkah 1 : Masuk ke dalam Mode Servis printer untuk dapat menggunakan resetter. Matikan printer tanpa mencabut kabel power. Tekan dan tahan tombol Resume, kemudian tekan tombol Power. Tetap tahan tombol Power dan lepaskan tombol Resume. Kemudian tekan tombol Resume 5 kali kemudian lepaskan kedua tombol. Setelah kedip tanda error telah berhenti, Printer Anda telah berhasil masuk ke dalam Mode Servis. Langkah 2 : Extract program resetter di atas dan dobel klik file “servicetool.exe” Perhatikan apakah tombol Reload muncul. Jika ada, Klik tombol Reload untuk mendapatkan port USB yang baru. Jika tidak ada, berarti printer Anda sudah siap reset. Siapkan beberapa lembar kertas ke dalam tray printer, dan tekan tombol “Main”, tunggu hingga print berhenti atau memunculkan pesan “error 001″. Tekan OK. Kemudian tekan tombol “EEPROM” dan biarkan printer mencetak lagi, setelah itu klik OK. Matikan printer ...